
FK_Occupational Therapy_Benget Simanullang
Mendambakan Indonesia
tanpa Manusia Hipokritis
Mochtar Lubis, sastrawan, wartawan dan aktivis sosial serta salah satu pelopor pembicaraan masalah lingkungan hidup di Indonesia dalam pidatonya yang berjudul ‘Manusia Indonesia, Sebuah Pertanggungjawaban’ yang dibacakan pada tahun 1977 di Taman Ismail Marzuki mengungkapkan secara lantang bahwa ‘salah satu ciri manusia Indonesia yang cukup menonjol ialah Hipokritis alias Munafik. Berpura-pura, lain di muka, lain di belakang, merupakan ciri utama manusia
Secara psikologis sifat hipokritis ternyata berpengaruh kuat dalam kehidupan kita secara khusus dalam menempuh suatu kemajuan, dan mampu merusak diri sendiri, orang lain serta di kehidupan berbangsa. Merugikan diri sendiri yakni tak mampu untuk mengungkapkan apa sebenarnya yang ada dalam hati. Lain di dalam lain di luar. Dengan demikian seseorang akan bekerja dengan setengah hati dan tak akan pernah tuntas. Mau bekerja dengan serius jika hanya di depan pimpinan, namun kalau di belakang sang pimpinan malah bermalas-malasan. Dengan demikian kita telah merusak sendiri citra diri kita sebagai manusia yang berbudi dan berakal sehat yang dengan semestinya mampu untuk melakukan sesuatu yang sejalan dengan hati nurani. Mengatakan ‘tidak’ kalau memang ‘tidak’ meskipun hanya kita seorang dari beribu orang yang mengatakan beda dari yang lain.
Dari sifat hipokritis bisa juga menimbulkan hal-hal yang tidak terpuji seperti yang belakangan ini marak terjadi (meskipun dari dulu sudah terjadi), yakni menjadi seorang koruptor. Lihat saja para anggota dewan dan para politikus lainnya, hidup seolah-olah tanpa beban di depan publik dan tetap tersenyum kepada rakyat yang telah dirampas haknya. Sosok yang selama ini sangat dibanggakan ternyata berubah menjadi seorang yang duduk dibangku pengadilan sebagai terdakwa atas segala yang dilakukan yang tak lain ialah untuk memperkaya diri sendiri dan anggota keluarga dengan tindak korupsi. Ternyata selama ini orang-orang demikian hanya pura-pura peduli pada rakyat yang semakin miskin karena dimiskinkan oleh para sosok yang ingin hidup mewah di tengah-tengah orang yang sangat menderita. Dengan demikian kerugian yang ditanggung oleh negara sangatlah besar.
Be yourself
Kemunafikan atau hipokritis merupakan pola tingkah laku yang rentan dimiliki oleh setiap orang, meskipun tetap ada satu dari sepuluh yang memegang teguh nilai-nilai prinsip yang sangat bertentangan dengan hipokritis, yang sangat tidak disenangi oleh siapapun jika berhadapan dengan orang seperti itu. Sangat jelas tampak kalau sifat hipokritis sangat tidak mendukung kita baik pribadi maupun antar sesama dalam menempuh suatu kesuksesan. Karena itu kita harus membuang jauh-jauh sifat hipokritis itu agar kita mampu melangkah setapak demi setapak untuk meraih kesuksesan. Jadilah diri sendiri dan jangan memakai topeng sebagai tameng untuk menutupi kedok.
Katakan ‘tidak’ kalau ‘tidak’!
Katakan ‘ya’ kalau ’ya’!
Katakan ‘putih’ kalau ‘putih’!
Katakan ‘hitam’ kalau ‘hitam’!
Katakanlah ke seluruh dunia apa yang tersirat di hatimu agar kita bisa bangkit melawan kemunafikan yang telah lama merasuki jiwa dan hati kita agar bangsa ini bisa tersembuhkan dari segala macam penyakit yang sudah lama diderita. Semuanya harus berawal dari diri kita sebagai manusia
Bangkit
No comments:
Post a Comment